Aturan Sin Bin Akan Diberlakukan di Inggris Mulai Musim 2019/20

Aturan-Sin-Bin-Akan-Diberlakukan-di-Inggris-Mulai-Musim-2019-20-sirajaqq-rajaqq

Yang Viral – Aturan Sin Bin Akan Diberlakukan di Inggris Mulai Musim 2019/20 – Pengusiran sementara, yang populer disebut “sin bin” di olahraga lain, akan diperkenalkan di seluruh level usia sepakbola akar rumput di Inggris. Aturan ini mulai diterapkan pada musim 2019/20. Federasi Sepakbola Inggris (FA) mengonfirmasi penerapan aturan baru ini.

Dalam aturan ini, wasit diperkenankan untuk mengusir sementara seorang pemain selama sepuluh menit. Selama sepuluh menit itu, pemain terhukum harus berdiam di pinggir lapangan. Para pemain pun tidak boleh terlibat permainan dalam bentuk apa pun.

Sin bin didapat ketika wasit memberi kartu kuning kepada si pemain dan menunjuk arah pinggir lapangan. Dua kali mendapat sin bin, maka si pemain akan dikartu merah alias diusir sampai laga berakhir.


Baca juga: ‘Tiga Rekrutan Baru’ Liverpool Terlihat Menjanjikan


Tujuan Dari Aturan Sin Bin

FA menjelaskan, tujuan penerapan siin bin ini adalah mengurangi perdebatan yang tidak diperlukan. Baik itu lewat kata-kata maupun tindakan ofensif yang dilakukan kepada wasit. FA sudah melakukan tes sin bin di dua musim sebelumnya. FA pun mengklaim bahwa aturan ini bisa mereduksi perselisihan tersebut sebanyak 38 persen

“Setelah mendapatkan respons positif dari pemain, wasit, dan pelatih, siin bin kini akan diterapkan di seluruh liga di sepakbola level akar rumput. Penerapan aturan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan,” demikian cuplikan dari pernyataan resmi FA, Selasa (30/7).


Baca juga: Fans Arsenal Desak Stan Kroenke Lakukan Perubahan


Sementara itu, CEO FA Mark Bullingham optimistis, penerapan siin bin ini efektif untuk memerangi perdebatan tak perlu antara pemain dan wasit. “Hasil uji coba menunjukkan adanya dampak besar terhadap perilaku yang ingin kita buang dan membuat pertandingan bisa lebih dinikmati,” tuturnya.

Siin bin (membuang dosa), diterjemahkan bebas sebagai tempat buang kesalahan. Aturan ini sudah lama diterapkan di cabang olahraga lain seperti rugbi dan hoki.

Beberapa tahun lalu, aturan ini pernah coba diwacanakan masuk ke sepakbola oleh eks presiden UEFA Michel Platini. Ia menyebut aturan ini sebagai “kartu putih”.

Sumber: Goal Indonesia

Follow dan Like sosmed kita dong

Tinggalkan Balasan