Gempa Berkekuatan M 4,4 Menguncang Sukabumi, Jawa Barat

Gempa-Berkekuatan-M-44-Menguncang-Sukabumi-Jawa-Barat-sirajaqq-rajaqq-yang-viral

Yang Viral – Gempa Berkekuatan M 4,4 Menguncang Sukabumi, Jawa Barat – Gempa bumi berkekuatan 4,4 Magnitudo mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang Tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa terletak pada 7,43 LS – 106,48 BT. Pusat gempa berada di laut pada jarak 49 Km barat daya Sukabumi dengan kedalaman mencapai 27 Km.

Gempa dilaporkan dirasakan juga di wilayah Panggarangan, Lebak Banten dengan skala intensitas II MMI, Pelabuhan Ratu skala I-II MMI. Belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa.

“Hingga laporan ini dibuat pada pukul 00:38 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Kepada semua masyarakat agar dihimbau tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG. BMKG akan terus memantau perkembangan gempa bumi ini,” ujar dia.


Baca juga: Ahok Merasa Karier Politiknya Sudah Usai


Kerusakan dan Korban Yang Diakibatkan Oleh Gempa Bumi Berkekuatan M 4,4 di Sukabumi

Sementara itu, BPBD Pandeglang mencatat setidaknya sebanyak 58 rumah rusak akibat gempa yang mengguncang Banten tersebut. Laporan sementara juga melaporkan sebanyak 42 rumah juga rusak di Kecamatan Mandalawangi.

“Paling banyak di Mandalawangi, 42 rumah rusak, ada korban yang luka-luka karena lari terburu-buru untuk menyelamatkan diri,” kata Kepala BPBD Pandeglang, Deni Kurnia saat dimintai konfirmasi, Sabtu (03/08/2019).


Baca juga: Fakta-fakta Tentang Kasus Narkoba Nunung


Sementara itu, warga Kecamatan Cikeusik dan Panimbang menjadi korban. Tim dari BPBD Pandeglang hingga saat ini masih melakukan pendataan dampak dari gempa bumi tersebut.

“Nggak ada laporan korban jiwa. Sementara rumah dan sekolah Madrasah Ibtidaiah,” kata Entus saat dihubungi Detik.com

Gempa bumi berskala M 4,4 yang terjadi di Banten sebelumnya disebut BMKG berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, 2 jam kemudian BMKG mengakhiri peringatan tsunami tersebut tetapi warga tetap harus waspada akan adanya gempa susulan.

Warga Pesisir Pandeglang Yang Trauma Masih Mengungsi

Puluhan warga dari daerah pesisir Kecamatan Panimbang dan Sukaresmi masih mengungsi usai gempa di Banten. Warga trauma dan wakut apabila nanti terjadi gempa susulan.

Warga yang mengungsi tinggal di kantor Kecamatan Angsana yang lokasinya di sekitar 10 km dari daerah pesisir. Mereka menempati aula dan mushallah kecamatan. Selain itu, ada warga yang bermalam di kantor desa.

Sumber: Detik.com

Follow dan Like sosmed kita dong

Tinggalkan Balasan