Inspirasi Threesome Bu Guru Dari Film Porno Ternyata Banyak Palsunya

Inspirasi-Threesome-Bu-Guru-Dari-Film-Porno-Ternyata-Banyak-Palsunya-yang-viral-sirajaqq-rajaqq

Yang Viral – Inspirasi Threesome Bu Guru Dari Film Porno Ternyata Banyak Palsunya – Kasus ibu guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) dan pacarnya AA Putu Wartayasa di Buleleng, Bali, yang mengajak muridnya untuk melakukan penyimpangan seks threesome mengaku terinspirasi film porno.

“Termotivasi karena nonton film BF (blue film),” kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya saat dihubungi via telepon, Kamis (7/11/2019).

Pada kenyataannya, film porno menyimpan banyak kepalsuan dan tidak sedramatis yang digambarkan. Beberapa fakta yang dikutip dari Times of India mungkin bisa menjawabnya.


Baca juga: Ramai Soal ‘Desa Hantu’, Ini ‘Desa Hantu’ di China


1. Terlalu banyak drama

Cambukan, kibasan, dan ekspresi yang terdapat di dalam film porno mungkin terlihat nyata. Tapi, pada kenyataannya hal itu tidak lebih dari akting yang disajikan dalam setiap drama.

2. Tidak memakai alat kontrasepsi

Dalam film porno, mungkin sering digambarkan para pemainnya tidak menggunakan pengaman atau kondom. Tapi, pada kehidupan nyata itu sangat diperlukan, terutama untuk pasangan yang belum berencana memiliki anak.

3. Organ intim yang sehalus ‘mentega’

Dalam film porno, organ intim wanita maupun pria digambarkan bersih mulus seperti mentega. Tapi, umumnya organ intim pasti ditumbuhi rambut halus di sekitarnya.


Baca juga: Sutina Membunuh Bayinya di Tabung Mesin Cuci


Jika Anda termotivasi ingin penampilan yang serupa, mungkin Anda akan memilih untuk rajin mencukurnya atau melakukan waxing.

4. Kegiatan seks menjadi hal rutin

Di film porno, seks menjadi satu hal yang wajib dan rutin dilakukan, seperti halnya bekerja. Tetapi, nyatanya perlu ada waktu dan momen yang tepat untuk melakukannya.

5. Mengalami orgasme tiap saat

Saat bercinta, orgasme pasti akan terjadi pada pria maupun wanitanya. Namun, hal ini tidak dapat terjadi setiap saat. Ada masanya saat tidak merasa terangsang hingga membuat salah satu dari pasangan tidak mendapatkan orgasme seperti yang diinginkan.

Tapi, paling penting kedua pasangan harus menikmati setiap alur yang mereka lalui saat melakukan seks.

Sumber: Detik com

Follow dan Like sosmed kita dong
error

Tinggalkan Balasan