Patrice Evra Hengkang ke Juventus Karena Merasa Dikhianati

patrice-evra-sirajaqq-rajaqq

Yang Viral – Patrice Evra Hengkang ke Juventus Karena Merasa Dikhianati – Patrice Evra membeberkan alasan sebenarnya mengapa dirinya memutuskan untuk meninggalkan Manchester United pada 2014 lalu dengan nuansa kurang menyenangkan.

Evra mengejutkan banyak pihak kala meninggalkan United. Kemudian ia bergabung dengan Juventus hanya dua bulan setelah meneken perpanjangan kontrak satu tahun di Old Trafford.

Sang bek kiri Prancis berusia 38 tahun baru memutuskan pensiun sebagai pemain profesional dan sebenarnya masih menjadi pilihan utama di musim pertama United sepeninggal Sir Alex Ferguson.

Kepada Sky Sports, Evra merasa telah dikhianati oleh manajemen United terutama dengan Ed Woodward selaku wakil pimpinan eksekutif, yang tidak menepati janji pribadi.


Baca juga: Aturan Sin Bin Akan Diberlakukan di Inggris Mulai Musim 2019/20


“Sebelum akhir musim tersebut Ed mengatakan kepada saya: ‘Patrice, Anda akan bertahan untuk satu musim ke depan karena kami punya opsi dalam kontrak Anda.’ tapi saya katakan padanya saya harus pergi karena alasan keluarga. Ia menjabat tangan saya dan mengatakan paham,” ungkap Evra.

“Lalu pada bulan Mei saya makan malam di Dubai pada hari ulang tahun saya dan mendapatkan pesan singkat dari agen. Ia mengatakan kepada saya untuk pergi ke suatu tempat yang tenang dan mengirimkan pesan dengan pernyataan dari United bahwa mereka mereka senang memperbarui kontrak saya untuk satu musim lagi.”

Evra Sempat Marah Besar

“Saya menelepon Ed dan menyumpahinya di telepon, bahkan mengancamnya. Ia berkata saya tidak bisa berbicara ke direktur sepakbola seperti itu dan ia mau mendenda saya. Setelah itu, Ryan Giggs [manajer interim waktu itu] menelepon dan mengatakan saya tidak bisa pergi hanya karena seseorang, tapi itu memberikan saya alasan untuk pergi. Saya sudah mengatakan kepada istri bahwa kami akan pergi, tapi saya merasa benar-benar tidak bisa melakukannya. Itu memberikan saya sedikit dorongan.”


Baca juga: Akhir Dari Hubungan Inter Milan dan Mauro Icardi?


“Beberapa orang tidak akan mengerti mengapa Ed melakukan itu tapi saya mengerti. Di antara para pemain senior, saya satu-satunya yang ingin dipertahankannya. Bahkan David Moyes mengatakan itu sebelum dipecat. Mereka memberitahu [Rio] Ferdinand dan [Nemanja] Vidic bahwa klub tidak menginginkan mereka lagi. Tapi di ruang ganti Anda membutuhkan sebuah karakter. Saya memahami Ed, tapi saya tidak mengerti mengapa ia mengkhianati saya. Ia harusnya menelepon saya untuk memberi penjelasan.”

“Tanpa itu sulit untuk mengetahui apa yang telah terjadi. Saya harus berurusan dengan istri saya dan memanggilnya seperti Roy Keane ketika marah. Saya tidak tahu. Ketika kami mencapai final Liga Champions dengan Juventus, ia bilang begitu. Tapi bahkan memenangkan tiga Liga Champions bersama Juventus tidak akan memiliki kepuasan yang sama dengan bermain untuk United.”

Evra sukses memenangkan lima titel Liga Primer Inggris serta satu Liga Champions selama delapan tahun berkostum United.

Sumber: Goal Indonesia

Follow dan Like sosmed kita dong

Tinggalkan Balasan