Presiden Prancis Emmanuel Macron Minta Maaf Atas Insiden Salah Lagu Kebangsaan

Presiden-Prancis-Emmanuel-Macron-Minta-Maaf-Atas-Insiden-Salah-Lagu-Kebangsaan-sirajaqq-rajaqq

Yang Viral – Presiden Prancis Emmanuel Macron Minta Maaf Atas Insiden Salah Lagu Kebangsaan – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya secara langsung kepada Perdana Menteri Albania Edi Rama. Hal ini lantaran terjadinya insiden kesalahan pemutaran lagu kebangsaan saat laga Prancis melawan Albania, Sabtu (07/09) dini hari WIB.

Dalam pertandingan lanjutan kualifikasi Euro 2020 itu sejatinya dijadwalkan dimulai pada pukul 01:45 WIB. Namun pertandingan sempat tertunda lantaran ada kesalahan yang menimbulkan persoalan.

Bukannya memutar lagu kebangsaan Albania, pihak penyelenggara justru memutar lagu nasional Andorra yang merupakan rival Albania di Grup H. Hal itu sempat membuat frustasi para pemain dan staf kepelatihan tim tamu, yang menolak untuk memulai pertandingan. Ketika para pemain melihat sekeliling dengan wajah bingung, para fans Albania membuat gestur saru untuk memprotes insiden tersebut.


Baca juga: Suporter Indonesia Bikin Rusuh di Laga Indonesia vs Malaysia


france-albania-em-qualifiers-2019-sirajaqq-rajaqq

Perdana Menteri Albania Sudah Menerima Permintaan Maaf Dari Presiden Prancis

Karena insiden yang memalukan tersebut, permintaan maaf dari Presiden Prancis sudah diterima oleh Rama. Ia menyatakan: “Presiden Macron menyatakan permintaan maafnya kepada saya atas blunder yang dilakukan Federasi Sepakbola Prancis terhadap lagu kebangsaan kami. Presiden Prancis menyebut insiden itu sebagai ‘kesalahan yang tak dapat diterima; dan mengapresiasi reaksi dari para pemain kami.”


Baca juga: Carles Puyol Sang Legenda La Liga Spanyol


Masalah ini sempat diangkat oleh wasit dan ofisial. Mereka memutuskan untuk menunda kick-off pertandingan sampai lagu kebangsaan Albania yang benar diputar. Penyiar stadion pun mengumumkan pernyataan maaf atas insiden yang terjadi pada saat itu. Namun parahnya penyiar stadion mengumumkan permintaan maaf yang ditujukan kepada Armenia, bukan Albania.

Meski pertandingan sempat ditunda sebentar saja, Prancis pada akhirnya tetap perkasa dengan membukukan kemenangan dengan skor meyakinkan, 4-1. Kingsley Coman tampil impresif dengan menyumbangkan dua gol untuk tuan rumah. Dua gol lainnya dicetak oleh penyerang veteran, Olivier Giroud dan debutan Jonathan Ikone. Gol balasan tim tamu dicetak oleh Sokol Cikalleshi dari titik putih di menit-menit terakhir pertandingan.

Pada pertandingan berikutnya, Prancis dijadwalkan akan bertemu dengan Andorra, lagu kebangsaan yang mereka putar terlalu cepat.

Sumber: Goal Indonesia

Follow dan Like sosmed kita dong
error

Tinggalkan Balasan