Pria Ini Viral Karena Dikira Teroris, Ternyata…

Pria-Ini-Viral-Karena-Dikira-Teroris-Ternyata-sirajaqq-rajaqq-yang-viral

Yang Viral – Pria Ini Viral Karena Dikira Teroris, Ternyata… – Media sosial saat ini tengah dihebohkan dengan kabar seorang pria yang dikira teroris tengah memantau SD Kanisius Semarang. Pria ini viral dan membuat masyarakat sekitar resah dan melaporkan kejadian ini ke kepolisian setempat. Polisi pun menjelaskan bahwa pelaku tersebut memiliki gangguan jiwa dan tidak ada hubungannya dengan aksi terorisme.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (10/10) kemarin di SD Kanisius yang berada di wilayah Tlogosari, Semarang. Warga melaporkan adanya orang mencurigakan berbaju serba hitam yang berlagak seperti memotret menggunakan handphone.

Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung datang dan memeriksa pelaku tersebut. Diketahui ternyata pria yang bernama Syahrul itu memiliki riwayat gangguan jiwa. Penyakit kejiwaan sudah diidapnya sejak ditinggal meninggal istrinya kecelakaan di daerah Tugu Semarang tiga tahun lalu.


Baca juga: Wiranto Diserang Pria Bersenjata Tajam di Pandeglang


“Dia itu stress, istrinya meninggal. Parahnya dulu dia kontraktor dan tertipu,” kata Kapolsek Pedurungan, AKP Eko, Jumat (11/10/2019).

Klarifikasi sudah dilakukan ke pihak keluarga dan tetangganya di daerah Dempel, Muktiharjo Kidul, Pedurungan. Penanganan sudah diserahkan kepada pihak keluarga terkait masalah kejiwaan pria tersebut.

“Sudah dikembalikan ke RT, RW. Dari keluarga mengatakan karena ada trauma istrinya meninggal,” pungkasnya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui syahrul beberapa kali datang ke SD Kanisius karena dulu istrinya yang berbeda keyakinan sering ke sana. Gerakan memotret dengan handphone pun sebenarnya tidak benar-benar sedang memotret karena handphone yang dibawa mati.


Baca juga: Perayaan Ulang Tahun di Lampung Berujung Malapetaka


“Jadi dulu istrinya sering ke sana. Soal foto-foto itu kita cek hape kosong, bahkan tidak ada nomornya,” pungkas Eko.

Sesalkan Berita Hoax Yang Terjadi

Peristiwa tersebut sudah jelas kronologi dan keterangannya. Namun Eko juga menyesalkan munculnya informasi tidak benar yang menghubungkan peristiwa tersebut dengan penusukan Wiranto.

“Tidak ada hubunganya sama sekali, kebetulan di hari yang sama,” katanya. “Tidak ada indikasi lainnya,” tegas Eko.

Sumber: Detik.com

Follow dan Like sosmed kita dong
error

Tinggalkan Balasan