Sebar Video Penembakan Masjid New Zealand Polisi Tangkap

Sebar-Video-Penembakan-Masjid-New-Zealand-Polisi-Tangkap

Sebar Video Penembakan Masjid New Zealand Polisi Tangkap – Belum lama ini memang berita duka telah menyelimuti warga New Zealand, Selandia Baru.

Banyak datangnya dukungan dan bentuk rasa turut berduka atas kejadian tersebut yang datang dari masyarakat setempat dan negara lainnya.

Begitu banyak video yang tersebar dengan sangat cepat mengenai kejadian penembakan di Masjid New Zealand.

Menyebar video atau berita tentu saja bukan dengan maksud yang tidak baik.

BACA JUGA : Tewas di Lubang Galian Penggali Emas Karena Sesak Napas

Tetapi di Selandia Baru seorang pria sebar video penembakan di tangkap polisi.

Kepolisian Selandia Baru menangkap seorang pemuda lantaran menyebar video teror penembakan brutal masjid di Christchurch. Polisi menegaskan ada sanksi bagi orang yang menyebarkan.

“Kami ingin mengingatkan orang-orang, bahwa itu adalah pelanggaran untuk mendistribusikan atau memiliki publikasi yang tidak menyenangkan, dalam aturan Video Klasifikasi Video dan Undang-Undang Klasifikasi 1993, terancam hukuman penjara,” kata polisi Selandia Baru dalam sebuah pernyataan, dilansir dari ABC News, Minggu (17/3/2019).

Pria yang masih disembunyikan identitasnya itu dijadwalkan akan menjalani sidang dakwaan pada Senin (18/3).

BACA JUGA :Kanada Menurunkan Bendera Setengah Tiang Tanda Berkabung

“Video siaran langsung dari penembakan di Christchurch telah diklasifikasikan oleh Kantor Sensor Kepala sebagai tidak dapat diterima,” tambah polisi.

Mia Garlick, juru bicara Facebook Selandia Baru, mengatakan sebanyak 1,5 juta video serangan telah dihapus dari Facebook secara global dalam 24 jam pertama sejak serangan itu terjadi. Itu termasuk 1,2 juta yang diblokir selama tahap unggah.

Jumlah korban tewas terorisme bersenjata di masjid Selandia Baru bertambah menjadi 50 orang. Sementara ada 36 orang yang masih dirawat di rumah sakit.

Pelaku serangan teror di masjid itu adalah ekstremis sayap kanan Brenton Tarrant (28). Bush juga mengatakan ada dua terduga pelaku yang ditangkap polisi saat serangan berlangsung, karena kedua orang itu membawa senjata api di dalam mobilnya. Namun ternyata dua orang itu tak terlibat.

sumber : detik.com

Follow dan Like sosmed kita dong

Tinggalkan Balasan