Vincent Kompany Pindah ke Anderlecht

vincent-kompany-manchester-city-2018-19-sirajaqq-rajaqq

Yang ViralVincent Kompany Pindah ke Anderlecht – Mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany, akan menjabat pemain-pelatih Anderlecht setelah dipastikan hengkang dari Etihad Stadium.

Pemain berusia 33 tahun itu, yang memulai karir profesionalnya dengan Anderlecht di negara asalnya, akan kembali ke tim Divisi Utama Belgia setelah melanglangbuana selama 13 tahun.

“Untuk tiga tahun ke depan, saya akan mengambil peran sebagai Pemain-Pelatih RSC Anderlecht,” tulis bek itu dalam surat terbuka kepada para pendukung. “Tim terbaik Belgia.”

“Ini mungkin mengejutkan Anda. Ini adalah keputusan paling bersemangat, namun paling rasional yang pernah saya buat.

“Sebagai pemain sepak bola, saya lahir dan besar di RSC Anderlecht. Sejak usia 6 tahun, saya telah menjadi satu dengan klub itu. Sejarah 34 gelar liga, mereka tidak ada duanya.”


Baca juga: Perjudian Barcelona Dalam Merekrut Antoine Griezmann


Bek tengah itu menjelaskan bagaimana keputusan untuk kembali ke kampung halamannya muncul, menjelaskan pertemuan yang ia selenggarakan dengan ketua dan pemilik Marc Coucke setelah yang dia mengambil alih kepemilikan dari keluarga Vanden Stock pada Desember 2017.

Vincent Kompany Kembali Untuk Menjadi Pemain-pelatih di Anderlecht

“Saya berhenti di tempat latihan mereka dalam perjalanan ke tugas internasional tahun lalu,” tambah Kompany. “Coucke, ketua, dan Direktur Olahraga Michael Verschueren menanyakan pendapat saya mengenai situasi sulit klub itu.”

“Saya berbagi pemikiran dan mendengarkan visi mereka untuk masa depan: ambisius, berani, dan bertekad untuk kembali menjadi [nomor satu]. Saya menawarkan bantuan saya, tanpa ikatan apa pun, jika mereka membutuhkannya.

“Kemudian di musim ini, Direktur Teknis yang baru diangkat Frank Arnesen bergabung dan kami mengadakan beberapa pertemuan teknis tentang bagaimana membangun identitas bermain yang kuat berdasarkan sepakbola yang menarik dan menyerang.

“RSCA memiliki tradisi pemain muda yang fantastis. Bisa dibilang, mereka memiliki masa lalu dan masa depan, tetapi berjuang untuk masa kini.

“Belum lama ini, saya menerima telepon dari RSC Anderlecht. Tidak disangka-sangka, mereka menawari saya posisi Pemain-Pelatih. Michael dan Frank menjelaskan kepada saya secara terperinci bagaimana mereka melihatnya bekerja dalam praktik. Mereka sudah memikirkannya.


Baca juga: Kutukan Liverpool di Liga Primer Inggris Berlanjut


“Tuan Coucke, pemilik, menjanjikan dukungan penuh: waktu, anggaran, kerangka kerja, staf, fasilitas … Saya tidak hanya dibuat terkesan, tetapi juga tertarik dengan kepercayaan pada saya. Ini membuat saya berpikir.”

Terima Kasih Untuk Manchester City

Kompany kemudian mengucapkan terima kasih kepada City dan manajer Pep Guardiola: “Akhir musim ini, tidak bisa lebih berkesan. Saya telah menjalani mimpi di sini.”

“Saya telah belajar banyak selama 3 tahun terakhir. Dari seorang manajer yang luar biasa. Pep Guardiola menyalakan kembali cinta saya untuk permainan ini. Saya telah menyaksikan, berpartisipasi, menganalisis, menyerap, mempelajari semuanya. Man City memainkan sepakbola yang ingin saya mainkan. sepak bola yang ingin saya ajarkan dan tonton. ”

“Saya telah memutuskan untuk menerima tantangan di RSC Anderlecht. Pemain-Pelatih. Saya ingin berbagi pengetahuan saya dengan generasi ungu berikutnya. Dengan itu, saya juga akan menempatkan sedikit Manchester di jantung Belgia.

“Ini bukan selamat tinggal. Sampai jumpa nanti. Et pour les Mauves, voor alle Anderlecht fans: tot binnenkort, a tres bientot. Love, Vincent.”

Kompany meninggalkan City setelah memenangkan 10 gelar mayor di klub dan membantu mereka memenangkan treble domestik Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Sumber: Goal Indonesia

Follow dan Like sosmed kita dong
error

Tinggalkan Balasan