Waspada Modus Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi

Waspada-Modus-Ganjal-Kartu-ATM-dengan-Tusuk-Gigi

Waspada Modus Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi – Tidak akan habis akal pencuri untuk dapat keuntungan.

Walau sangat beresiko, tak peduli bagi sih pencuri yang terpenting dapat uang bagaimanapun caranya.

Sebagai pemakai kartu ATM dan sering melakukan transaksi di ATM.

Harus lebih berhati-hati dan waspada modus ganjal kartu ATM ini, untuk terhindar dari kejadian seperti ini.

Polisi menangkap seorang pemuda berinsial AB (23), yang melakukan pencurian dengan modus ganja kartul ATM di Kota Metro, Lampung.

Aksi pencurian itu hanya bermodalkan 2 batang tusuk gigi.

“Modusnya sebelum korban masuk ke dalam bilik ATM, pelaku masuk mengganjal tempat masuk kartu ATM dengan tusuk gigi.

Setelah korban datang dan memasukan kartu, korban bingung tidak bisa memasukan kartu,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Gigih Andri Putranto, kepada detikcom, Kamis (7/3/2019).

BACA JUGA :Perempuan Korban Perkosaan Melawan dan Membakar Pelaku

“Berawal dari situ, pelaku menawarkan diri untuk membantu korban.

Namun pelaku menukar kartu ATM korban dengan kartu ATM lainnya.

Setelah itu pelaku pergi ke ATM lainnya untuk transaksi. Saldo di kartu ATM korban ditransfer ke rekening bank lainnya,” imbuh Gigih.

AB (23) tak sendirian saat beraksi. Dia mengaku bersama dua rekannya.

Mereka masing-masing memiliki peran berpura-pura mengantri di belakang korban, mengintip PIN kartu ATM korban dan menukar kartu ATM.

AB berujar dirinya direkrut oleh komplotan pencuri lewat media sosial Facebook (FB).

BACA JUGA :Lima Penumpang Tewas Helikopter Medis Jatuh di Iran

Dia baru bergabung kelompok ini Desember 2018 lalu.

“Awalnya pelaku kenal kelompok pencuri modus ganjal ATM ini lewat Facebook.

Dia butuh pekerjaan, kemudian chat dengan kelompok tersebut. Setelah bertemu, ditawari pekerjaan untuk melakukan pencurian,” jelas Gigih.

Berdasarkan keterangan AB, kelompok ini dikepalai seseorang berinisial GM dan beranggotakan tiga orang yaitu TK, MA, termasuk dirinya.

Awal direkrut, AB diwajibkan menginap dengan kelompoknya.

“Nginap sama tiga orang pelaku. Ketuanya GM, DPO, dalam pengejaran.

sumber : detik.com

Follow dan Like sosmed kita dong

Tinggalkan Balasan